• Selamatkan Generasi Muda Kita, Berantas Narkoba
  • Pemerintah Daerah Propinsi Bengkulu Siap Mensukseskan HPN 2014 di Bengkulu
  • Aksi Bersama Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat Tanpa Narkoba

Pendaftaran Tes CPNS Pemda Tertunda

Pendaftaran Tes CPNS Pemda Tertunda BENGKULU – Pendaftaran tes CPNS 2013 sudah dimulai. Hingga tadi malam, sudah ada lima instansi pusat yang telah resmi mengumumkan tes CPNS tahun anggaran 2013. Lima instansi itu adalah Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sedangkan pendaftaran tes CPNS di lingkungan Pemda Provinsi dan kabupaten yang seyogyanya telah dilaksanakan sejak Senin (2/9), terpaksa tertunda. Namun para pencari kerja (pencaker) mesti besabar, pendaftaran belum dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh kementerian Aparatur Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).


Selanjutnya...

MENRISTEK BERI PENGHARGAAN PADA GUBERNUR

Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mendapatkan penghargaan sebagai pelopor penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Republik Indonesia. Penghargaan yang diberikan oleh Menteri Ristek RI, Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta itu berlangsung kemarin (Kamis, 29/8) di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.  


Selanjutnya...

Ramah Tamah Gubernur di KRI Yos Sudarso

Gubernur Bengkulu H.Junaidi Hamsyah, S,Ag, M.Pd bersama Wagub Sultan B Najamudin dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Selasa (27/8) menggelar ramah tamah beserta unsur maritim di KRI Yos Sudarso. Rombongan diterima langsung Komodor KRI Yos Sudarso, Letkol Laut (P) Didong Rio Duta,ST, M.Ap.


Selanjutnya...

Penerimaan CPNS 2013

Seleksi CPNS Pelamar Umum: Pendaftaran 1-28 September, Tes Kemampuan Dasar 3 November. (Kamis, 22 Agustus 2013)  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar melalui Surat Edaran Nomor: SE/10/M.PAN-RB/08/2013 tertanggal 21 Agustus 2013, mengirimkan jadwal pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Tenaga Honorer Kategori II dan Pelamar Umum.


Selanjutnya...

Gubernur: Pembangunan Jalan Sesuai Usulan Kab...

Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengimbau agar bupati dan walikota segera menyerahkan usulan pembangunan jalan provinsi yang terdapat di kabupaten/kota. Pasalnya untuk tahun 2014 jalan provinsi yang akan dibangun berdasarkan usulan kabupaten/kota.


Selanjutnya...
01234

Profil Bengkulu

  • PDF

Propinsi yang dibentuk berdasarkan UU no. 9 tahun 1967 Tentang Pembentukan Propinsi Bengkulu (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2828).

Ditinjau dari keadaan geografisnya, Propinsi Bengkulu terletak di antara 2 derajat 17 menit-3 derajat 31 menit Lintang Selatan dan 101 derajat 01 menit-103 derajat 41 menit Bujur Timur. Propinsi Bengkulu di sebelah Utara berbatasan dengan Propinsi Sumatra Barat, di sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia dan Propinsi Lampung, di sebelah Barat berbatasan dengan Samudra Indonesia dan di sebelah Timur berbatasan dengan Propinsi Jambi dan Propinsi Sumatera Selatan.

Propinsi Bengkulu yang berada di sebelah Barat pegunungan Bukit Barisan, luas wilayahnya mencapai lebih kurang 1.978.870 hektar atau 19.788,7 kilometer persegi. Wilayah administrasi Propinsi Bengkulu memanjang dari perbatasan dengan Propinsi Sumatra Barat sampai ke perbatasan dengan Propinsi Lampung yang jaraknya lebih kurang 567 kilometer.

Propinsi Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia pada garis pantai sepanjang lebih kurang 433 kolimeter. Bagian Timurnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur, sedangkan bagian Barat merupakan dataran rendah yang relatif sempit, memanjang dari Utara ke Selatan serta diselang-selingi daerah yang bergelombang.

Propinsi yang dipimpin oleh Gubernur H. Junaidi Hamzah, S.Ag, M.Pd bertekat untuk memajukan Bengkulu dengan misi :

  • Mewujudkan perekonomian yang bertumpu pada industri rakyat untuk meningkatkan nilai tambah komoditi lokal, dan menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan di semua daerah yang didukung dengan investasi dari dalam dan luar negeri.
  • Mempercepat pembangunan infra-struktur untuk mendukung industri rakyat dan pelayanan publik.
  • Mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan baik (clean ad good governance), efektif dan efisien dengan penempatan SDM sesuai kompetensi, mengedepankan azas partisipatif, responsif, demokratis, transparan dan akuntabel untuk membangun kepercayaan, budaya disiplin dan kerja keras, agar mampu memotivasi rakyat untuk memberdayakan semua potensi yang ada.
  • Mewujudkan sistem sosial budaya yang dilandasi moral, iman dan takwa untuk mewujudkan masyarakat yang beradab, demokratis, bebas dari tekanan dan rasa ketakutan, serta hubungan yang harmonis antar suku, agama, dan golongan sehingga tercipta rasa damai dan tenteram, dan mampu mengekspresikan citra masyarakat yang disiplin, inovatif dan produktif.
  • Meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan kesejahteraan sosial dalam rangka mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, trampil, disiplin, berjiwa nasionalis.
  • Mewujudkan sistem politik yang mampu menciptakan stabilitas, kemajuan dan memerankan daerah melalui otonomi daerah secara konsekuen dan bertanggung jawab;menyerap aspirasi rakyat melalui kominikasi politik antar suprastrukturinfrastruktur dan substruktur politik; serta mampu meningkatkan peran serta dengan jalan mendorong pemberdayaan masyarakat secara legal dan terorganisir melalui lembaga legislatif dan infrastruktur politik.
  • Mewujudkan sistem hukum yang berpihak kepada dan mengayomi masyarakat, mampu meningkatkan harkat dan martabat rakyat serta memantapkan kesadaran masyarakat akan hak dankewajibannya, dan mampu menjamin kepastian hukum yang jujur, adil dan konsisten sesuai dengan nilai-nilai pancasila.
  • Mewujudkan sistem pertahanan dan keamanan daerah yang mampu menangkal ancaman disintegrasi bangsa, menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat dan mempertebal rasa persatuan dan cint atanah air Indonesia.


Komoditi unggulan Provinsi Bengkulu yaitu sektor pertanian dan sektor jasa. Sektor pertanian komoditi yang diunggulkan yaitu sub sektor tanaman perkebunan dengan komoditi berupa kelapa sawit, kelapa, kakao, lada, kopi dan karet. Sedangkan sub sektor perikanan yaitu perikanan tangkap. Sementara untuk komoditi penunjang pada sektor pertanian yaitu sub sektor perikanan, meliputi budidaya tambak, budidaya kolam dan budidaya sawah. Sektor jasa komoditi yang diunggulkan yaitu bidang pariwisata, berupa wisata alam maupun wisata bahari. Sedangkan komoditi penunjang lainnya terdapat di sektor pertambangan dengan hasil tambang berupa batu bara.

Untuk menunjang kegiatan perekonomian, Provinsi Bengkulu memiliki 2 kawasan industri yaitu Salau dan Sekunyit yang keduanya terletak di Kabupaten Bengkulu Selatan. Provinsi ini juga memiliki 3 (tiga) pelabuhan laut yaitu Pelabuhan Bintuhan/Linau yang terletak di Kabupaten Muko Muko, Pelabuhan Malakoni Enggano di Kota Bengkulu dan Pelabuhan Pulau Baai di Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk transportasi udara, provinsi ini memiliki 2 (dua) bandar udara yaitu Bandara Fatmawati yang mampu menampung pesawat ukuran kecil hingga sedang, terletak di Kota Bengkulu dan Bandara Muko Muko yang hanya untuk melayani jenis pesawat kecil, terletak di Kabupetan Muko Muko.

Propinsi yang dibentuk berdasarkan UU no. 9 tahun 1967 Tentang Pembentukan Propinsi Bengkulu (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2828).

Ditinjau dari keadaan geografisnya, Propinsi Bengkulu terletak di antara 2 derajat 17 menit-3 derajat 31 menit Lintang Selatan dan 101 derajat 01 menit-103 derajat 41 menit Bujur Timur. Propinsi Bengkulu di sebelah Utara berbatasan dengan Propinsi Sumatra Barat, di sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia dan Propinsi Lampung, di sebelah Barat berbatasan dengan Samudra Indonesia dan di sebelah Timur berbatasan dengan Propinsi Jambi dan Propinsi Sumatera Selatan.

Propinsi Bengkulu yang berada di sebelah Barat pegunungan Bukit Barisan, luas wilayahnya mencapai lebih kurang 1.978.870 hektar atau 19.788,7 kilometer persegi. Wilayah administrasi Propinsi Bengkulu memanjang dari perbatasan dengan Propinsi Sumatra Barat sampai ke perbatasan dengan Propinsi Lampung yang jaraknya lebih kurang 567 kilometer.

Propinsi Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia pada garis pantai sepanjang lebih kurang 433 kolimeter. Bagian Timurnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur, sedangkan bagian Barat merupakan dataran rendah yang relatif sempit, memanjang dari Utara ke Selatan serta diselang-selingi daerah yang bergelombang.

Propinsi yang dipimpin oleh Gubernur termuda Indonesia ini Bapak Agusrin Mariyono Najamudin, ST bertekat untuk memajukan Bengkulu dengan misi

  1. Mewujudkan perekonomian yang bertumpu pada industri rakyat untuk meningkatkan nilai tambah komoditi lokal, dan menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan di semua daerah yang didukung dengan investasi dari dalam dan luar negeri.
  2. Mempercepat pembangunan infra-struktur untuk mendukung industri rakyat dan pelayanan publik.
  3. Mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan baik (clean ad good governance), efektif dan efisien dengan penempatan SDM sesuai kompetensi, mengedepankan azas partisipatif, responsif, demokratis, transparan dan akuntabel untuk membangun kepercayaan, budaya disiplin dan kerja keras, agar mampu memotivasi rakyat untuk memberdayakan semua potensi yang ada.
  4. Mewujudkan sistem sosial budaya yang dilandasi moral, iman dan takwa untuk mewujudkan masyarakat yang beradab, demokratis, bebas dari tekanan dan rasa ketakutan, serta hubungan yang harmonis antar suku, agama, dan golongan sehingga tercipta rasa damai dan tenteram, dan mampu mengekspresikan citra masyarakat yang disiplin, inovatif dan produktif.
  5. Meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan kesejahteraan sosial dalam rangka mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, trampil, disiplin, berjiwa nasionalis.
  6. Mewujudkan sistem politik yang mampu menciptakan stabilitas, kemajuan dan memerankan daerah melalui otonomi daerah secara konsekuen dan bertanggung jawab;menyerap aspirasi rakyat melalui kominikasi politik antar suprastrukturinfrastruktur dan substruktur politik; serta mampu meningkatkan peran serta dengan jalan mendorong pemberdayaan masyarakat secara legal dan terorganisir melalui lembaga legislatif dan infrastruktur politik.
  7. Mewujudkan sistem hukum yang berpihak kepada dan mengayomi masyarakat, mampu meningkatkan harkat dan martabat rakyat serta memantapkan kesadaran masyarakat akan hak dankewajibannya, dan mampu menjamin kepastian hukum yang jujur, adil dan konsisten sesuai dengan nilai-nilai pancasila.
  8. Mewujudkan sistem pertahanan dan keamanan daerah yang mampu menangkal ancaman disintegrasi bangsa, menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat dan mempertebal rasa persatuan dan cint atanah air Indonesia.
Last Updated on Thursday, 21 March 2013 11:31